Pages

Selasa, 31 Mei 2011

Apakah Tujuan Kehidupan Spiritual

Masyarakat modern tampaknya akan menjawab dengan penuh keraguan.
Pola Kehidupan Spiritual bahkan menjadi suatu mode dan trendi di dunia barat. Dimana banyak yang dengan mudahnya berganti-ganti kepercayaan dan keyakinan bagaikan merubah penampilan untuk mengikuti trendi dan mode yang sedang populer di masyarakat.
Bahkan banyak pula yang menjadi pemeluk aliran tertentu, agar lebih dikenal dan tampak lain dari yang lainnya. Adapula yang menggunakan aliran kepercayaan tertentu demi kepentingan pribadi, sehingga dapat mencapai suatu karir dan jabatan tertentu.
Banyak pula yang memandang kehidupan spiritual hanya sebatas puja-bhakti, membaca sutra dan mantra, melakukan mudra, persembahan dupa dan altar, upacara, pemberkatan, penyembuhan, ramalan. Semua pandangan diatas adalah benar sebagai bagian yang berhubungan dengan kehidupan spiritual, tetapi semua itu bukan maksud dan tujuan utama dari pembinaan kehidupan spiritual.
Kehidupan spiritual tidak dapat terpisahkan dari kegiatan sehari-hari. Dimana mereka yang mulai menjalankan kehidupan spiritual, pada kegiatan sehari-harinya akan mulai menyadari banyaknya pertentangan dengan kebenaran yang sesungguhnya. Dimana pada akhirnya kita menyadari bahwa segala kebahagiaan yang kita lakukan dan kita cari selama ini bukan suatu yang abadi, bahkan kehidupan kita tidak akan abadi. Inilah awal kebangkitan kehidupan spiritual dalam beragama yang sebenarnya, yaitu menyadari akan makna dan tujuan kehidupan yang sebenarnya.
Para kaum intelektual telah mengetahui dan mengerti akan ketidak-abadian segalanya dan ketidak abadian kehidupannya. Sungguh sangat disayangkan bahwa mereka tidak berusaha untuk memahaminya dengan lebih mendalam. Mereka menerima kenyataan akan ketidak-abaidan kehidupannya, bagaikan menerima kenyataan bahwa matahari terbit di sebelah timur dan akan terbenam di sebelah barat.
Seharusnya mereka dapat mengembangkan lebih dalam lagi tentang kenyataan akan ketidak-abadian kehidupan. Mereka seharusnya memahami lebih dalam makna, tujuan, dan pencapaian dari kehidupannya.
Banyak pula para ahli yang tidak berpuas diri untuk menerima kenyataan bahwa matahari hanya akan terbit dan terbenam, sehingga mereka berusaha memahami lebih dalam tentang keadaan dan sifat dari matahari. Mereka yang memahami lebih dalam, akhirnya dapat mengetahui lebih dalam lagi tentang sinar dan panas dari matahari.
Dimana mereka akhirnya dapat mengungkapkan lebih banyak kebenaran, dibandingkan mereka yang hanya menerima kenyataan bahwa matahari hanya akan terbit di timur dan terbenam di barat. Dengan terungkapnya misteri sinar dan panas secara ilmu pengetahuan, lebih banyak lagi alat-alat baru yang tercipta dan sangat bermanfaat bagi manusia.
Para master spiritual tidak berbeda dengan para ahli tersebut. Mereka tidak hanya berpuas diri untuk menerima kenyataan tentang ketidak-abadian kehidupannya, dimana mereka terus mempelajari unsur-unsur lain yang terlibat dan berperan didalam kehidupannya. Dengan mempelajari kehidupannya, mereka dapat lebih memahami jati-diri mereka yang sebenarnya. Dengan mempelajari jati-diri yang sebenarnya, maka pintu kehidupan spiritual dalam beragama telah terbuka lebar-lebar dihadapannya. Selanjutnya terserah mereka, berapa jauh mereka sanggup menjalani kehidupan spiritual mereka.

DIRI KITA.

( Spiritual )

diri kita Ia yang menganggapNya sebagai pembunuh dan ia yang menganggapNya terbunuh – kedua-duanya dungu, karena dia tak pernah membunuh, juga tidak pernah terbunuh.

Yang menghuni badan ini kekal, abadi adaNya. Pada dasarnya, Kau – aku yang menghuni badan ini tak ternodakan.
Dosa adalah kekhilafan, disebabkan oleh kurangnya kesadaran.
Begitu kau sadar, kau dapat mengkoreksi dirimu.
Apabila kita dapat meningkatkan kesadaran kita, kita berada dalam kesadarnNya, dalam kesadaran Aku yang sejati, dalam kesadaran Ia.
Pada kesadaran Itu, seseorang tidak dapat menjadi khilaf lagi.
Ia tak membunuh, juga tak terbunuh.

Dia tidak pernah lahir, Dia tidak pernah mati pula. Penciptaan dan pemusnahan tidak terjadi dalam DiriNya. Tak terbataskan oleh kelahiran dan kematian, Kekal, Abadi, Langgeng dan Yang Selalu Ada – Dia tidak ikut musnah dengan raga.

Ibarat seseorang melepaskan pakaian lama dan memakai pakaian baru, begitu pula Dia meninggalkan badan yang lama dan memasuki badan yang baru.

Makhluk-makhluk yang kau lihat ini, pada awal-mulanya Tak-Nyata, pada masa pertengahan terasa Nyata, dan pada akhirnya menjadi Tak-Nyata lagi. Lantas, apa gunanya kau bersedih hati.

Bukan hanya makhluk-makhluk hidup. Tetapi setiap keadaan – segala sesuatu dalam dunia ini, bahkan alam semesta ini – hanya terlihat Nyata untuk sesaat, pada saat pertengahan. Pada saat anda tarik napas, sadrlah bahwa udara yang tak terlihat, tak nyata, memasuki badan menjadi nyata untuk sesaat: perut anda kembung. Dan begitu Anda melepaskan napas, kembali tak nyata lagi.

Dalam sandiwara kehidupan ini, kadang-kadang sang Sutradara menyiapkan pemeran cadangan. Apabila terjadi sesuatu pada seorang pemain utama, pemeran cadangan yang sudah stand by ini baru diangkat ke atas panggung.

Jumat, 27 Mei 2011

Nikmat Tuhan.

Asalamualaikum Wr, Wb.
Bismillah.. Salam Sadar Selalu...


DI, EPISODE kali ini kita akan sedikit membahas masalah topik,
Sebuah "Nikmat Tuhan" yaitu disini terdapat Kata NIKMAT Artinya, ialah:
  • Nikmat yang bersifat Fitri ( asasi ), yakni nikmat yang dibawa manusia sejak lahir kedunia.
  • Nikmat yang mendatang ( menyusul ), yang diterima dan yang dapat dirasakan setiap waktu.
Nikmat dari Allah yang diberikan kepada manusia ketika lahir ( nikmat fitri ) dilukiskan dalam Al-Qur-an :

وَاللّهُ أَخْرَجَكُم مِّن بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لاَ تَعْلَمُونَ شَيْئاً وَجَعَلَ لَكُمُ الْسَّمْعَ
وَالأَبْصَارَ وَالأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu sekalian pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu sekalian bersyukur. ( An-Nahl : 78 ) 

bukan hanya sampai disini saja..
Membahas tentang kenikmatan yang telah diberikan kepada Tuhan
Subhanalloh.... maknanya sungguh luas dan tak terhingga besar berat dan ukurannya.

Semoga bermanfaat.

Sabtu, 21 Mei 2011

{ siapa kita? jawabnya..... esa/satu} oleh Ziki Zi pada 01 Februari 2011 jam 22:01 *

{ siapa kita? jawabnya..... esa/satu}

oleh Ziki Zi pada 01 Februari 2011 jam 22:01


dia pernah menjadi apapun.

dia slalu berganti2 wujud

dia slalu berpindah2 tempat daerah

semua ini dilakukan oleh <1>

dan anehnya bukti yg bisa mengungkapkan.

hanya<1>bukti yaitu {"RASA"}

tidak ada <kakek,nenek> orangtua <ayah,ibu> tidak ada saudara <kakak,adik>

tidak ada teman <laki2,perempuan> tidak ada <pacar> tidak ada <suami,istri> tidak ada <orang lain> di alam ini.





!~!({<"MELAINKAN ITU SEMUA ADALAH DIRIMU SENDIRI">})!~!





*(percaya atau tidak semua itu sudah terjadi melalui proses berjalanya waktu.)*